Wednesday, 12 October 2016

Pengertian Sosiologi

Pengertian Sosiologi
Sosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu socitis yang berarti kawan atau teman, dan logos yang berarti pikiran atau ilmu pengetahuan. Jadi, sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari hubungan antara socius dengan socius atau antara teman dengan teman. Oleh para ahli, socius diartikan sebagai pergaulan hidup. Karena itu “ sosiologi “ dapat didefinisikan sebagai Ilmu pengetahuan yang mempelajari berbagai hal tentang pergaulan hidup manusia, yaitu hubungan antara seseorang dengan orang lain, antara seseorang dengan golongan, dan antara golongan dengan golongan.
Di dalam kosakata bahasa Indonesia, pergaulan hidup di antara manusia memiliki sebutan sederhana, yaitu masyarakat. Maka, kata sosiologi lazim disebut sebagai ilmu kemasyarakatan, atau ilmu pengetahuan yang berkenaan dengan kehidupan masyarakat. Lebih tegasnya dapat dikatakan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang kehidupan manusia dalam masyarakat.
Dalam rumusan di atas terdapat perkataan hubungan antara teman dengan teman. Pengertian teman dalam hal ini berbeda dengan pengertian teman dalam pemakaian sehari-hari. Pengertian teman di sini meliputi baik kawan maupun lawan. Sebagai contoh dalam percaturan bisnis, persaingan yang ketat sering menimbulkan permusuhan antara pedagang yang satu dengan pedagang yang lain. Seorang pedagang yang menganggap pesaingnya sebagai duri dalam daging, tak segan-segan berusaha melenyapkannya dengan cara apapun juga. Dua orang yang bersaing demikian itu, dalam sosiologi, tetap disebut kawan satu dengan yang lainnya. Sebab di antara keduanya terdapat suatu hubungan, yaitu hubungan antara manusia yang satu dengan manusia yang lain.
Dengan demikian kata socius yang aslinya berarti teman, dalam sosiologi mengandung pengertian yang jauh lebih luas. Di sini, lawan termasuk di dalamnya. Demikian pula pengertian sesama warga negara. Dalam pengertian biasa, sesama warga negara bukan teman karena tidak mungkin mengenal semua warga negara dalam suatu negara. Akan tetapi, dalam sosiologi dua orang yang sama kewarganegaraannya adalah teman, meskipun tidak saling mengenal satu sama lain. Dari kedua contoh ini menjadi jelas bahwa hubungan antara teman dengan teman baru penting dan bermakna dalam sosiologi, apabila hubungan itu terjadi dalam suatu ruang lingkup tertentu. Ruang lingkup ini harus memiliki bentuk yang jelas, seperti negara, keluarga, agama, partai politik, bangsa, dan sebagainya.

No comments:

Post a Comment