Sosialisasi dalam lingkungan sekolah
Sebagian besar proses sosialisasi terjadi secara informal. Namun, setiap masyarakat mengenal institusi sosial khusus tempat berlangsungnya proses sosialisasi secara formal yang disebut sekolah.
Sosialisasi dalam lingkungan sekolah, hal ini dilakukan terutama melalui pendidikan formal, mulai dari taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi. Setiap orang yang memasuki sekolah akan mempelajari banyak hal-hal baru yang belum diketahuinya dari keluarga. Individu-individu yang memasuki bangku sekolah akan terikat dengan aturan-aturan resmi di sekolah yang harus ditaati, yang mungkin berbeda dengan lingkungan keluarga.
Pada masyarakat primitif, keluarga bertanggung jawab terhadap sosialisasi para anggota keluarganya. Sedangkan di dalam masyarakat yang sudah maju peranan ini diserahkan pada organisasi formal seperti sekolah. Sekolah dengan demikian lembaga terpenting yang bertanggung jawab menyampaikan ilmu pengetahuan dan tata tertib kehidupan masyarakat terhadap anak-anak mereka yang telah berumur 5 atau 6 tahun.
Sebagai lembaga sosialisasi, sekolah terorganisasi rapi, dilengkapi dengan seperangkat aturan yang harus dipatuhi oleh setiap orang yang terlibat di dalamnya.
Sekolah tidak saja mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang bertujuan mempengaruhi perkembangan intelektual anak, melainkan juga memperhatikan perkembangan jasmaninya melalui program olahraga dan kesehatan. Di samping itu pendidikan sekolah juga memperhatikan perkembangan watak anak melalui latihan kebiasaan dan tata tertib, pendidikan agama, budi pekerti, dan sebagainya. Secara ringkas dapat dirumuskan bahwa pendidikan sekolah befungsi mengembangkan kepribadian anak secara keseluruhan. itulah sebabnya di sekolah modern, pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab guru melainkan juga orangtua dan masyarakat
Di dalam mayarakat maju , terdapat undang-undang yang mewajibkan anak tetap sekolah sampai umur yang telah ditentukan. Begitu pentingnya kedudukan lembaga pendidikan resmi ini, sehingga profesi-profesi penting seperti dokter, ahli hukum, dan ekonom, ditentukan oleh berhasil tidaknya mereka menjalani rangkaian pelajaran di sekolah
No comments:
Post a Comment