Wednesday, 12 October 2016

Sosialisasi dalam Kelompok

Sosialisasi dalam Kelompok
Sosialisasi dalam kelompok, hal ini terjadi dalam pergaulan antara individu dengan individu dalam suatu kelompok, misalnya dengan teman sekolah, tetangga, teman sepermainan, dan sebagainya.
Teman sepermainan atau kelompok sebaya terdiri atas sejumlah kecil orang yang memiliki umur hampir sama dan acapkali berinteraksi atau mengambil bagian dalam berbagai kegiatan secara bersama-sama. Walaupun tujuan utama kelompok sebaya ini pada umumnya bersifat rekreatif, namun ia bisa dianggap sebagai lembaga sosialisasi yang paling berpengaruh setelah keluarga. Para anggota kelompok seperti ini memiliki rasa saling memiliki satu sama lain dan senang melakukan kegiatan secara bersama-sama. Kelompok teman sepermainan amat penting artinya bagi para remaja karena dalam kelompok semacam inilah mereka dapat mempelajari bagaimana berinteraksi dengan orang lain tanpa pengawasan langsung dari orangtua, guru, atau orang-orang yang terhormat lainnya.
Secara umum dapat dikatakan bahwa individu dari segala umur menganggap kelompok sebaya atau teman sepermainan sebagai pendukung dan wahana persahabatan. Sebagian besar waktu yang mereka miliki dihabiskan dalam kelompok, sehingga tidak aneh bila mereka memiliki kebiasaan-kebiasaan dan nilai-nilai yang berbeda dari kelompok-kelompok orang dewasa.
Untuk anak usia belasan tahun yang paling populer bukanlah anak yang berprestasi tinggi atau tekun belajar, melainkan anak yang ugal-ugalan, berpakaian secara tidak senonoh, dan menunjukkan nilai-nilai kelompoknya. Para remaja dengan ciri demikian inilah yang paling mendapat perhatian dari kawan-kawannya.

No comments:

Post a Comment