Thursday, 24 November 2016
Perilaku Penyimpangan Sosial Sebagai Akibat Proses Sosialisasi yang Tidak Sempurna
Kita semua mengetahui bahwa agen sosialisasi atau pihak-pihak yang melaksanakan sosialisasi itu antara lain keluarga, teman bermain, sekolah, media massa, dan sebagainya. Akan tetapi, pesan-pesan yang disampaikan oleh masing-masing agen sosialisasi tidak selamanya sepadan atau serasi antara yang satu dengan yang lain. Apa yang diajarkan oleh keluarga mungkin saja berbeda dan bahkan mungkin pula bertentangan dengan apa yang diajarkan di sekolah. Kelakuan yang dilarang oleh keluarga maupun sekolah seperti merokok, melanggar susila, minum minuman keras, dan menyalahgunakan narkotika diperoleh anak dan agen sosialisasi yang lain seperti teman bermain dan dari media massa.
Lembaga sekolah berusaha menekankan perlunya para siswa mematuhi aturan sekolah, berlaku jujur, berprestasi, dan berperilaku sopan. Sementara itu teman-temannya di sekolah mengajak untuk berbuat curang di waktu ujian, membolos dari sekolah sampai membuat surat izin tidak masuk sekolah karena sakit dengan memalsukan tanda tangan orangtua. Bisa pula hal itu dilakukan dengan memalsukan tanda tangan teman pada daftar nadir, melakukan pemerasan atau pencurian dengan kekerasan terhadap harta benda siswa lain, atau melakukan pengeroyokan massal terhadap siswa sekolah lain, terutama di kota-kota besar.
Di pihak lain media massa sering menyajikan gaya hidup yang tidak dapat diterima oleh keluarga atau sekolah. Proses sosialisasi seakan-akan tidak sempurna karena tidak sepadan atau saling bertentangan antara agen sosialisasi yang satu dengan yang lain. Lama kelamaan seseorang akan terpengaruh dengan cara-cara yang kurang baik sehingga terjadilah penyimpangan-penyimpangan.
Proses sosialisasi yang tidak sempurna antara lain disebabkan oleh:
1) Terjadinya disorganisasi keluarga, yaitu perpecahan dalam keluarga •;. sebagai satu unit karena masing-masing anggota keluarga gagal dalam memenuhi kewajiban-kewajibannya yang sesuai dengan peranannya.
2) Peperangan yang mengakibatkan disorganisasi dalam berbagai aspek kemasyarakatan. Dalam keadaan kacau nilai dan norma tidak berfungsi sehingga banyak sekali terjadi penyimpangan-penyimpangan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment