Thursday, 24 November 2016
Proses pembentukan kepribadian
Proses pembentukan kepribadian mempunyai beberapa tahapan yaitu :
a. Masa Anak-anak
Pada masa ini masa dimana seorang anak membutuhkan bantuan dari orang tua dan orang orang disekitarnya dimana pada masa ini anak meniru apa yang dilakukan oleh orang yang berada disekitarnya seperti cara berbicara,cara makan dan cara berperilaku.
b. Masa Remaja
Pada masa ini seseorang tidak hanya meniru perbuatan orang – orang yang ada disekitarnya ataupun yang dilihatnya misalkan idolanya, tapi pada masa ini seseorang mulai berupaya untuk menyerupai orang disekitarnya misalkan mulai dari cara berpakaian, model rambut sampai cara bertingkah laku.
Para ahli psikologi sering menyebut masa ini sebagai masa puber yaitu suatu masa dimana berkembangnya fisik dan seksualitas seseorang, dalam masa ini juga seseorang seringkali mengalami situasi krisis seperti:
a. bertemperemen yang keras dan agresif atau sebaliknya suka menyendiri dan murung.
b. Mempunyai kepribadian yang labil.
c. Mudah tersinggung dan sukar mengendalikan emosi.
d. Mudah terpengaruh oleh hal-hal tertentu baik yang bersifat positif maupun yang bersifat negatif.
e. Selalu ingin mengetahui hal-hal yang baru.
Jika hal-hal diatas tidak diatasi dengan benar maka bisa mengakibatkan perilaku yang menyimpang seperti seks bebas, penyalahgunaan narkotika, kenakalan remaja dan lain-lain, sehingga peran pranata sosial dalam hal ini sangat diperlukan.
c. Masa Dewasa
Pada masa ini proses seseorang tidak hanya meniru tetapi mulai memasuki tahapan menyesuaikan diri. Pada masa ini seseorang diharapkan bisa menyesuaikan dirinya dengan pola sosial budaya di masyarakat sekitarnya dan memperolah status di masyarakatnya. Setelah melalui proses pernikahan dan mempunyai anak maka proses – proses yang dijelaskan sebelumnya akan diwarisi ke generasi berikutnya.
Pembentukan pribadi seseorang sangat dipengaruhi oleh faktor kebudayaan masyarakat tempat seseorang tinggal, dan faktor-faktor tersebut yaitu :
a. Kebudayaan khusus atas dasar faktor kedaerahan
b. Cara hidup didalam lingkungan masyarakat yang terkait, misalkan masyarakat kota dan desa.
c. Kebudayaan khusus berdasarkan kelas sosial yang dapat dilihat dari cara berpakaian, cara bergaul dan sebagainya.
d. Kebudayaan khusus atas dasar agama.
e. Pekerjaan atau keahlian.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment