Thursday, 24 November 2016

Upaya-Upaya Pengendalian sosial


Manusia sebagai makhluk sosial dalam pergaulan hidupnya sehari-hari selalu diatur oleh patokan-patokan atau kaidah-kaidah yang memberi batas pada kelakuannya. Tujuannya adalah agar manusia yang satu tidak merugikan manusia yang lain. Pelanggaran terhadap kaidah-kaidah yang berlaku akan menimbulkan pertentangan kepentingan-kepentingan sehingga terjadi goncangan-goncangan di dalam masyarakat.
Melalui proses sosialisasi, seseorang mempelajari perilaku yang dapat diterima dalam berbagai situasi dan belajar untuk membedakan antara pola-pola perilaku yang pantas dan yang tidak pantas. Pada setiap masyarakat atau kelompok sosial lainnya selalu dikenal adanya pengendalian sosial. Pengen-dalian sosial sesungguhnya merupakan kelanjutan proses sosialisasi. Pengendalian ini berhubungan dengan cara-cara dan metode-metode yang digunakan untuk mendorong seseorang agar berperilaku sesuai dengan kehendak-kehendak kelompok atau masyarakatnya.
Pengendalian sosial adalah suatu proses yang direncanakan atau yang tidak direncanakan yang bertujuan untuk mengajak, membimbing, atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi nilai-nilai dan kaidah-kaidah yang berlaku. Apabila pengendalian sosial dijalankan secara efektif maka perilaku individu akan konsisten dengan tipe perilaku yang diharap-kan. Pengendalian sosial dilakukan secara timbal balik. Artinya kita mempengaruhi perilaku orang-orang lain dan sebaliknya orang lain juga mempengaruhi perilaku kita.

No comments:

Post a Comment